Polsek Kurau Bersama Pramuka Salurkan Ratusan Porsi Makanan untuk Korban Banjir, IPTU Bambang: Komitmen Polri Bersama Masyarakat
Di tengah genangan banjir yang belum surut, jajaran Polsek Kurau kembali menunjukkan peran aktifnya dalam membantu warga terdampak. Kapolsek Kurau, IPTU Bambang Hariansyah, turun langsung ke Desa Labuan Emas, Kecamatan Kurau, untuk menyalurkan nasi bungkus kepada masyarakat yang terdampak banjir, Jumat (09/01/2026).
Tanah Laut, Targetoperasi.id -
Kegiatan kemanusiaan tersebut dilakukan bersama personel Polsek Kurau dan relawan Pramuka, menyasar warga di wilayah yang aksesnya masih sulit dijangkau. Meski berlangsung hingga larut malam, kegiatan pembagian makanan tetap berjalan lancar dan penuh kebersamaan.
IPTU Bambang Hariansyah mengatakan, kehadiran Polsek Kurau di lokasi banjir merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk tetap berada di tengah masyarakat, khususnya saat warga menghadapi musibah.
“Kami berupaya hadir dan membantu semampu kami. Sejak awal Januari, Polsek Kurau telah membuka dapur umum untuk melayani warga di Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur yang terdampak banjir,” ujarnya.

Melalui dapur umum tersebut, ratusan porsi makanan siap saji disalurkan setiap hari kepada warga yang terdampak. Menurut IPTU Bambang, dalam sehari pihaknya dapat menyiapkan sekitar 250 hingga 400 porsi makanan, berkat dukungan penuh dari jajaran Polres Tanah Laut serta semangat gotong royong antarinstansi.
Ia mengakui, masih terdapat sejumlah titik banjir yang belum sepenuhnya terjangkau bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Polsek Kurau berupaya mengisi ruang tersebut agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
“Ada wilayah yang belum terlayani secara maksimal. Di situlah kami mencoba hadir agar masyarakat tetap merasa diperhatikan,” tambahnya.
Selain menyalurkan bantuan makanan, IPTU Bambang berharap kondisi banjir dapat segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia juga meminta doa agar seluruh personel dan relawan yang terlibat senantiasa diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Sementara itu, Abdul Kadir, warga Desa Bumi Harapan yang saat ini mengungsi di SMA Abdul Kadir, mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polsek Kurau.
“Bantuan dari Polsek Kurau sangat membantu kami di pengungsian. Bukan hanya makanan, tapi juga perhatian dan kehadiran langsung yang membuat kami merasa tidak sendirian,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, banjir telah merendam wilayah permukiman warga selama hampir 10 hari, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 60 sentimeter. Sebanyak belasan kepala keluarga terpaksa mengungsi ke lingkungan sekolah karena rumah mereka tidak dapat ditempati.
Abdul Kadir juga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah, khususnya terkait penyediaan perahu karet untuk memudahkan mobilitas warga, terutama lansia dan anak-anak, saat banjir kembali terjadi.
Menurutnya, kondisi banjir yang berkepanjangan turut berdampak pada dunia pendidikan. Kegiatan belajar mengajar terpaksa dialihkan ke pembelajaran jarak jauh, yang dinilai kurang efektif bagi siswa.(Intan).
Erik