Polsek Banjarbaru Utara Bersama Kelompok Tani Olah Lahan 10 Hektare Siap Tanam Jagung Pipil
Dalam upaya mendukung ketahanan pangan, Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono bersama Kelompok Tani Makmur Subur melaksanakan kegiatan pengolahan lahan pertanian di wilayah Kelurahan Sungai Ulin, Kamis (26/3/2026).
Banjarbaru, Targetoperasi.id - Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut berlangsung di Jalan Seledri RT 19 RW 05, Kecamatan Banjarbaru Utara. Dalam kegiatan ini, lahan seluas kurang lebih 10 hektare dibajak menggunakan alat traktor sebagai tahap awal penanaman jagung pipil.
Kapolsek Banjarbaru Utara AKP Yuwono mengatakan, keterlibatan pihak kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan serta sinergi antara aparat dengan masyarakat, khususnya para petani.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan antara aparat, TNI, dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif.
“Kami berharap pengolahan lahan ini bisa memberikan hasil yang optimal. Selain itu, sinergi antara Polri, TNI, dan kelompok tani seperti ini harus terus dijaga demi mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan,” imbuhnya.
Lebih lanjut, AKP Yuwono menegaskan pihaknya akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat, termasuk di bidang pertanian, sebagai bagian dari upaya menciptakan stabilitas ekonomi dan keamanan di wilayah hukum Polsek Banjarbaru Utara.
Diketahui, lahan yang diolah tersebut merupakan milik TNI AD yang saat ini dirawat dan dikelola oleh Kelompok Tani Makmur Subur bersama Kelompok Tani Subur Makmur.
Dengan adanya pengolahan lahan ini, diharapkan proses penanaman jagung pipil dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.(Red).
Erik