SPPG Guntung Manggis 4 Tegaskan Roti Bukan Berjamur, Kepala Satuan Pastikan Hanya Tepung

Pihak Satuan Pelayanan Pemakanan Bergizi (SPPG) Guntung Manggis 4 Yayasan Padang Panjang, akhirnya angkat bicara terkait keluhan sejumlah wali murid mengenai dugaan roti berjamur yang dibagikan kepada siswa. Setelah dilakukan pemeriksaan internal, bercak putih yang sempat menimbulkan kekhawatiran itu dipastikan bukan jamur, melainkan sisa tepung yang tidak tercampur sempurna saat proses produksi.

SPPG Guntung Manggis 4 Tegaskan Roti Bukan Berjamur, Kepala Satuan Pastikan Hanya Tepung

Banjarbaru, Targetoperasi.id - Kepala SPPG Guntung Manggis 4, Eka Yuniarti, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari orang tua siswa. Produk yang dipermasalahkan langsung ditarik dan dijadikan sampel untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

Menurutnya, hasil observasi menunjukkan bahwa tampilan yang menyerupai jamur tersebut hanyalah material bahan baku yang tidak teraduk secara menyeluruh.

“Roti yang diduga berjamur sudah kami tahan sebagai sampel. Setelah kami lakukan pengecekan, itu bukan jamur, melainkan tepung yang tidak teraduk secara utuh,” jelasnya, Selasa 03/03/2026, Sore.

Meski dinyatakan aman, pihak SPPG tetap mengambil langkah antisipatif dengan mengganti roti tersebut menggunakan stok baru. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan serta meredam kekhawatiran para wali murid.

Eka juga memaparkan bahwa sistem pengadaan bahan makanan dilakukan dengan perencanaan matang. Pemesanan dilakukan jauh hari sebelumnya guna memastikan ketersediaan, sementara khusus roti dikirim pada sore hari sebelum didistribusikan keesokan paginya demi menjaga kualitas dan kesegaran.

Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi manajemen SPPG Guntung Manggis 4 untuk memperketat sistem pengawasan mutu. Ke depan, pengendalian kualitas akan diperkuat agar proses produksi dan distribusi berjalan lebih optimal.

“Ini menjadi evaluasi bagi kami. Quality control akan kami tingkatkan agar pelayanan kepada siswa semakin maksimal dan kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.(Intan).