Anggota IMTLI dan EEN bersama warga dan lurah Kelurahan Sungai Ulin dalam kegiatan pengenalan Eco Enzym

Sosialisasi pengenalan Eco Enzym mendapat respon positif dari masyarakat Sungai Ulin

Anggota IMTLI dan EEN bersama warga dan lurah Kelurahan Sungai Ulin dalam kegiatan pengenalan Eco Enzym

Targetoperasi.id Banjarbaru - Eco Enzym adalah sebuah formula banyak manfaat yang di hasilkan dari fermentasi sampah organik berupa kulit buah dan sayur sayuran mentah.

Eco Enzym di temukan oleh  Dr.Rosukon Poompanvong seorang dokter sekaligus pendiri asosiasi pertanian organik Thailand, penelitian Dr.Rosukon sudah di lakukan sejak tahun 1980.

Sejak perkembangan Eco Enzym di Thailand menunjukan hasil yang memuaskan, lalu menggerakkan hati peneliti dari Penang Malaysia Dr.Joean Oon untuk terus meneliti dan menyebarluaskan hingga sampai ke Indonesia.

Dan untuk mengenalkan apa itu Eco Enzym, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang tergabung Dalam Ikatan Mahasiswa Teknik  Lingkungan Indonesia (IMTLI) bersama Eco Enzym Nusantara (EEN) melakukan pengenalan manfaat serta pembuatan formula Eco Enzym.

Pengenalan Eco Enzym di laksanakan hari Selasa 23/01/2024 yang di selenggarakan di Aula Kelurahan Sungai Ulin Kota Banjarbaru.

Di acara sosialisasi pengenalan Eco Enzym hadir Ketua IMTLI Region 5 Esa Fatih Gibran, Ketua pelaksana kegiatan Syalsa Nurhaliza, dan Tim IMTLI Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru, Tim Tanggap Bencana EEN Kalsel Liani, Bendahara EEN Juianna Gultom, Nida Samosir, Dorkas Tambing,Reni Elseria, Elen Mierlin, Lurah Sungai Ulin Budiawan Bimantoro Aji, dan seluruh himpunan Rt/Rw se Kelurahan Sungai Ulin.

Pengenalan Eco Enzym di sampaikan oleh Bendahara EEN Juianna Gultom di dampingi oleh Tim Penanggulangan Bencana EEN Liani, di situ di jelaskan kegunaan dari formula Eco Enzym.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan manfaat Eco Enzym bagi masyarakat, contoh formula Eco Enzym ini bisa di pakai untuk pupuk tanaman, pengharum ruangan, bahan baku pembuatan sabun dan banyak manfaat lain nya,"terangnya.


Di situ juga Juianna  menjelaskan kepada yang hadir di acara sosialisasi ini cara pembuatan formula Eco Enzym.

"Pembuatan formula Eco Enzym sangat mudah, tinggal mempersiapkan limbah dari sayuran, serta kulit buah buahan segar untuk di fermentasi minimal selama 90 hari lamanya, bahan bahan nya satu bagian gula merah, di campur dengan tiga bagian kulit buah atau sayuran, dan di rendam dengan air dengan sepuluh bagian lalu masukan dalam botol, dan jangan lupa kontrol untuk menghindari gas berlebih dalam proses fermentasi,"jelasnya.

Ketua IMTLI Esa Juga menyampaikan kegiatan ini untuk mengurangi limbah sampah yang menumpuk sehingga sampah yang tidak berguna bisa di manfaatkan.

"Kami mengajak masyarakat untuk melestarikan lingkungan dengan ikut serta pelatihan dari EEN, sehingga bisa memanfaatkan sampah yang tidak berguna kita olah menjadi sesuatu yamg bermanfaat,"tuturnya.

Tak luput juga dukungan dari Lurah Sungai Ulin Budiawan Bimantoro Aji, dengan mensupport kegiatan positif yang bermanfaat untuk masyarakat.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah sampah di mana sampah tersebut di olah menjadi beberapa bahan yang bermanfaat, dan harapan ulun masyarakat agar masyarakat sadar akan sampah dan mudah mudahan sosialisasi ini bisa memberi ilmu positif untuk masyarakat,"harapnya.
(Red).