Warga Mantuil Desak Pelindo Salurkan CSR dan Atasi Dampak Truk Pelabuhan
Warga RT 17 Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, mendesak PT Pelindo Regional 3 Banjarmasin agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar Pelabuhan Basirih. Mereka menilai, hingga kini belum ada penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang langsung menyentuh warga ring satu pelabuhan.
Banjarmasin, Targetoperasi.id - Koordinator warga, Gusti, menyebut selama ini bantuan dari Pelindo hanya diberikan sekali, yakni berupa paket sembako pada 2017.
“Kami merasa diabaikan. Padahal kami yang paling dekat dengan aktivitas pelabuhan,” ujarnya saat aksi, Selasa (27/8/2025).

Selain itu, warga juga mengeluhkan dampak truk angkutan berat yang keluar masuk pelabuhan. Getaran kendaraan besar tersebut disebut merusak lebih dari 50 rumah di sepanjang jalur lintasan. Mereka pun meminta Pelindo memberi perhatian serius atas kerusakan tersebut.
Tak hanya soal CSR dan kerusakan rumah, warga juga menuntut agar diberi kesempatan bekerja di pelabuhan melalui jalur resmi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).
“Kami ingin diberi peluang untuk kembali mencari nafkah di pelabuhan,” tegas Gusti.

Warga bersama pihak RT berencana menggelar pertemuan lanjutan pada Jumat (29/8/2025) untuk membahas tindak lanjut bersama instansi terkait.
Menanggapi hal itu, General Manager PT Pelindo Regional 3 Banjarmasin, Ary Yudhoyono, menegaskan pihaknya terbuka terhadap aspirasi masyarakat.
“Kami siap berdialog. Program TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) akan lebih kami arahkan agar tepat sasaran, termasuk untuk warga RT 17,” jelasnya.
Ary menambahkan, persoalan TKBM akan dibicarakan dengan pengurus terkait. Ia juga memastikan operasional Pelabuhan Basirih tetap normal dan kondusif selama aksi berlangsung.(Intan).