230 Guru Mengaji dan Madrasah di Banjarbaru Dapat SIM C Gratis Lewat Program Safety Riding
Sebanyak 230 guru mengaji dan guru madrasah di Kota Banjarbaru menerima fasilitas pembuatan SIM C gratis melalui program pelatihan Safety Riding yang digelar oleh Anggota Komisi DPR RI pada Kamis (05/12/2025). Program ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan bagi para pengajar agama yang memiliki peran besar dalam pembinaan moral generasi muda.
Banjarbaru, Targetoperasi.id - Pelaksanaan program dimulai dengan pelatihan Safety Riding yang diberikan oleh Satlantas Polres Banjarbaru. Para peserta mendapatkan materi edukasi mengenai rambu lalu lintas, etika berkendara, serta praktik keterampilan mengemudi di lapangan sebelum mengikuti ujian resmi dari Satpas.
Anggota DPR RI, Sudian Noor, selaku inisiator kegiatan, menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi para guru mengaji dan madrasah dalam dunia pendidikan. “Ini bukan hanya soal membantu biaya pembuatan SIM, tapi memastikan mereka berkendara dengan aman dan memiliki legalitas yang sah,” ujarnya.

Meski pembiayaan PNBP ditanggung penuh oleh pihak inisiator, seluruh tahapan penerbitan SIM tetap mengikuti standar kepolisian. Peserta wajib lulus ujian teori dan praktik sebagaimana pemohon SIM pada umumnya.
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menekankan bahwa guru memiliki potensi besar menjadi teladan keselamatan berlalu lintas di masyarakat. “Kami berharap para guru dapat menjadi pelopor keselamatan, baik bagi dirinya maupun bagi para muridnya,” ungkapnya.
Program ini disambut antusias oleh para peserta. Salah seorang guru mengaji, Muhammad Amar Abdillah, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. “Mobilitas kami cukup tinggi. Dengan SIM ini, kami bisa menjalankan tugas mengajar dengan lebih tenang,” katanya.
Inisiatif tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara legislatif dan kepolisian dalam menciptakan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas di Banjarbaru.
Erik